Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label Sandi Pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sandi Pramuka. Tampilkan semua postingan

Membuat dan Membaca Sandi Si Kecil yang Berjasa

Membuat dan Membaca Sandi Si Kecil yang Berjasa


Satu lagi sandi pramuka yang cukup mengasikkan adalah sandi yang bisa disebut sebagai "Sandi Si Kecil yang Berjasa". Penamaan sandi ini sebagai Si Kecil yang Berjasa karena dalam membuat dan memecahkan (membaca) sandi ini berpedoman pada perbedaan penggunaan huruf dimana ada huruf yang ditulis secara 'kapital' (besar) dan ada pula yang ditulis dengan huruf kecil.

Untuk membuat Sandi Si Kecil yang Berjasa tidak terlau sulit. Meski demikian, sebagaimana sandi-sandi lain yang kerap digunakan di kepramukaan, sandi ini cukup mengasikkan untuk dipecahkan. Tidak mengherankan jika kemudian jenis sandi ini kerap menjadi pilihan dalam berbagai kegiatan kepramukaan baik untuk Pramuka SiagaPramuka PenggalangPramuka Penegak, maupun Pramuka Pandega.

Karena itu, Blog Pramukaria akan mengulas bagaimana cara membuat dan membaca (memecahkan) Sandi Si Kecil yang Berjasa ini.

1. Contoh Sandi Si Kecil yang Berjasa


Untuk mengenali sandi ini tidak terlalu sulit. Bisa langsung dilihat dari soal sandi yang penulisan kata-katanya merupakan gabungan antara huruf kapital (besar) dan huruf kecil yang saling acak. 

Bisa juga diketahui dari penggunaan kata kunci sandi yang umumnya menyertakan kata kecil. Contoh kata kunci yang kerap digunakan:
  1. 1. Jangan pernah sekali-kali adik meremehkan 'orang kecil'
  2. 2. Kecil-kecil cabe rawit biar kecil pedas rasanya.
  3. 3. 'Kecil' orangnya tapi besar sekali nyalinya
Contoh soal Sandi Si Kecil yang Berjasa adalah sebagaimana gambar berikut ini.

Sandi Si Kecil yang Berjasa

2. Cara Membaca Sandi Si Kecil yang Berjasa


Untuk membaca sandi Si Kecil yang Berjasa cukup mudah. Coret (hapus) semua huruf kapital hingga menyisakan huruf-huruf yang ditulis dengan huruf kecil saja.

Dari contoh pada gambar di atas, soal Sandi Si Kecil yang Berjasa ini adalah "SAma KAu gaK PEDulI NyAMuk GiGIT kuLItKU pEraSAANmu kUaT". Coret semua huruf kapital (besar) seperti pada kata "SAma" dicoret hingga menjadi "SAma" (ma) dan kata "KAu" menjadi "KAu" (u).

Lakukan pada semua kata pada soal yang disediakan. Kemudian susunlah huruf-huruf yang tersisa (huruf kecil) menjadi kalimat yang terbaca dengan benar.

Sandi Arab

Cara Membaca dan Membuat Sandi Arab


Menambah artikel tentang scouting skill atau teknik kepramukaan, kali ini Blog Pramuka Kita menulis tentang cara membaca dan membuat Sandi Arab. Sandi Arab merupakan salah satu yang mudah, baik dalam membuatnya maupun membacanya. Meskipun mudah dibuat dan dibaca, Sandi Arab tergolong sandi yang cukup mengasyikkan untuk dipecahkan. Dan tentu saja, bagi anggota pramuka yang kurang memahaminya, memecahkan teknik kepramukaan bidang sandi ini akan cukup merepotkan juga.


Sesuai dengan namanya, Sandi Arab terinspirasi dari tata penulisan huruf arab yang digunakan dalam bahasa Arab. Bagi sebagian masyarakat Indonesia terutama yang beragama islam, aksara arab bukanlah hal yang asing lagi. Karena huruf dan bahasa arab dipergunakan dalam berbagai ibadah bagi umat islam.

Mengenali dan Memecahkan Sandi Arab



Sandi Arab, sebagai salah satu scouting skill (teknik kepramukaan) mempunyai beberapa ciri yang dapat dikenali. Sandi ini terutama dapat dikenali dari kata kunci yang biasanya mengandung kata-kata yang terkait dengan 'arab', negara dan kota di daerah arab, kitab suci Al Quran, ataupun ibadah yang terkait dengan negara arab atau huruf dan bahasa arab. Kata-kata yang terkandung dalam sandi arab tersebut diantaranya adalah 'arab, Saudi Arabia, Mekkah, Medinah, Al Quran, haji, membaca Al Quran, mengaji, dan lain sebagainya.


Baca juga :




Sedangkan kata kunci yang bisa digunakan dalam Sandi Arab ini, contohnya adalah :

  • Ayahku pergi menunaikan ibadah haji
  • Jangan lupa untuk membaca Al Quran setiap hari
  • Ka'bah terletak di kota Mekkah
Contoh sandi Arab, silakan lihat gambar berikut ini :

Sandi Arab
Contoh Sandi Arab

Sandi Angka

Membaca dan Membuat Sandi Angka


Sandi angka menjadi salah satu sandi yang paling umum dan dasar di kepramukaan. paling umum lantaran sandi ini kerap diajarkan dan diujikan kepada para pramuka bahkan semenjak pramuka siaga. Sandi angka pun menjadi sandi dasar karena tidak sedikit sandi-sandi yang cara membacanya menggunakan sandi angka. Semisal sandi kanji, sandi kembang, sandi matematika atau aljabar, dan sandi balon, semuanya menggunakan prinsip-prinsip cara pengerjaan sandi angka.

Karena itu penguasaan sandi angka dirasa sangat penting bagi setiap anggota pramuka baik dari golongan peserta didik seperti pramuka siaga, pramuka penggalang, pramuka penegak, pramuka pandega, hingga anggota pramuka dewasa semisal pembina pramuka.

Kita lihat contoh sandi angka sebagai berikut:


PRAMUKA KITA

Pada contoh di atas sandi terdiri atas dua bagian yaitu kata kunci dan soal. Kata kunci (diilustrasikan dengan gambar kunci) berbunyi "A + 1 = 2; 6 - 4 = B" dan soal sandi berbunyi "16 - 18 - 1 - 13 - 21 - 11 - 1 - 18 - 9 - 1 - 14 - 7".

Kita uraikan dulu kata kuncinya yaitu "A + 1 = 2; 6 - 4 = B". A + 1 = 2, berapakah A?, jawabnya A = 1 karena 1 + 1 = 2. Dan pada 6 - 4 = B, berapakah B?, jawabnya B = 2 karena 6 - 4 = 2. Dari hasil pengolahan kata kunci tersebut kita dapatkan bahwa 1 = A dan 2 = B, berarti 3 = C, 4 = D dan seterusnya sehingga bisa kita susun menjadi semacam tabel seperti ini:


Dengan tabel atau deret angka dan alfabet tersebut kita bisa mengerjakan soal sandi angka yang tersajikan. Dimana 16 = P, 18 = R; 1 = A; 13 = M; 21 = U dan seterusnya sehingga terbacalah 5 huruf pertama sebagai "PRAMU". Silakan teruskan huruf-huruf selanjutnya!

Yang perlu diingat dan diperhatikan dalam sandi angka antara lain:
  1. 1. Kata kunci bisa sangat variatif sesuai dengan selera dan kreatifitas pembuat sandi, seperti:
    • - Di sungai D ada 3 itik dan di sungai F ada 5 angsa.
    • - Ingatlah bahwa angka 2181791 adalah angka BAHAGIA kamu!
  2. 2. Kunci sandi angka tidak selalu 1 = A, bisa jadi: 
    • * 0 = A sehingga 1 = B, 2 = C dst
    • * 2 = A sehingga 3 = B, 4 = C dst
    • * 1 = A, 3 = B, 5 = C (meloncat satu angka)
Itulah sandi angka salah satu sandi dalam teknik kepramukaan yang sangat 'terkenal' dalam kepramukaan khususnya di Indonesia. Tidak terlalu sulit, kan?.

Sandi AND

Sandi AND

Sandi Pramuka ini dikenal sebagai Sandi AND. Penamaann sandi ini lantaran peran utama kata AND yang menentukan dalam membaca sandi ini. Sebagaimana sandi angka, sandi AND termasuk salah satu sandi yang dalam kepramukaan sudah diajarkan sejak pramuka Siaga. Meskipun demikian sandi ini tetap sering digunakan oleh golongan pramuka lain semisal penggalang, bahkan penegak dan pandega.



Sandi ini sederhana dan khas sekali. Sehingga meskipun tanpa diberi kata kunci sekalipun atau langsung membaca soal sandinya, akan langsung diketahui jenis dan sudah dapat memecahkan soal sandi AND dengan mudah.

Untuk mempelajari cara membaca dan membuat sandi AND, perhatikan gambar berikut:

Contoh sandi AND, klik untuk memberpesar gambar

Untuk mengenali jenis sandi, seperti disebutkan di atas, cukup mudah, apalagi soal sandi ini selalu terlihat khas. Namun tidak ada salahnya kita perhatikan kata kunci yang disediakan. Dalam contoh di atas kata kuncinya adalah: "Lagi-lagi AND, bikin runyam dan sebel aja, ki....". Kata "AND" mengindikasikan bahwa sandi ini adalah sandi AND. 

Cara membaca atau memecahkan sandi AND sangat gampang. Perhatikan bahwa setiap kata dalam soal sandi itu selalu mengandung "AND" seperti ANDAN, ANDAK, PRANDA, dan seterusnya. Seperti disebutkan dalam kata kunci pada contoh sandi di atas, "bikin runyam dan sebel aja" kalau ada membuat runyam dan sebel berarti sebaliknya kalau tidak ada akan membuat jelas dan senang!. Maka dari itu huruf "AND" cukup dihilangkan atau dihapuskan seperti pada gambar di bawah.


Dari kata pertama "ANDAN" dicoret AND-nya sehingga menyisakan "AN". Pada kata kedua, kata "ANDAK" dicoret "AND"-nya sehingga menyisakan "AK". Demikian dilakukan hal yang sama pada kata-kata berikutnya sehingga akan tersisa: "AN", "AK", "PRA", "MU", "KA", "HA", "RUS", dan "SE". Jika huruf-huruf itu dirangkai akan membentuk sebuah kalimat, ANAK PRAMUKA SE....

Nah, dengan dua baris sandi AND di atas sudah terbaca beberapa kalimat. Tentunya sekarang tidak sulit bagi adik-adik pramuka untuk meneruskan sehingga kesemua kata dalam soal sandi AND di atas terpecahkan dan membentuk sebuah kalimat yang utuh.

selamat bereksperimen dan bermain dengan sandi AND.

Membaca dan Membuat Sandi Kotak

Membaca dan Membuat Sandi Kotak


Cara membaca dan membuat sandi kotak teramat lah mudah. Saking mudahnya sandi kotak kerap, bersama sandi angka dan sandi AND, sudah diajarkan dan diujikan kepada anggota pramuka siaga. Wajar karena selain mudah, sandi kotak pun kerap dimuat dalam berbagai buku materi kepramukaan.


Namun sebagaimana halnya sandi-sandi lainnya dalam kepramukaan, sandi yang mudah sekalipun akan menjadi sulit jika tidak mengetahui teknik dan cara membacanya. Pun demikian dengan sandi kotak ini. Karena itu, kali ini Blog Pramuka Kita membahas salah satu teknik kepramukaan ini.



Sandi kotak sendiri membpunyai banyak variasi. Diantara variasi-variasi tersebut adalah Sandi Kotak I, Sandi Kotak II, Sandi Kotak III, dan sejenisnya. Yang akan kita pelajari kalia ini adalah cara membaca dan membuat Sandi Kotak I, sandi kotak yang paling mendasar, sederhana, dan mudah.

Cara Membaca Sandi Kotak I

PRAMUKA KITA
.
Dalam kata kunci biasanya disertakan gambar dari "Kunci Sandi Kotak", atau disebutkan jika sandi tersebut adalah sandi kotak 1. Baru kemudian disusul dengan soal yang harus dipecahkan. Gambar "Kunci Sandi Kotak I" terdiri atas dua kelompok yaitu kelompok pertama garis vertikal dan horizontal dengan hurug "A" sampai dengan "R". Sedangkan kelompok kedua terdiri atas garis-garis diagonal yang berisikan huruf "S" hingga "Z".

Selengkapnya lihat gambar di bawah.

Kunci Sandi Kotak I
PRAMUKA KITA

Masing-masing bidang, terisi dua huruf. Semisal kotak paling kiri atas terdiri atas huruf "A" dan "B". Pun kotak-kotak lainnya. Huruf A dan B tersebut memiliki lambang yang sama (lihat gambar di bawah), namun huruf kedua (B) dibedakan dengan penambahan "titik".

Sehingga dari "Kunci Sandi Kotak I" di atas jika diuraikan satu persatu, masing-masing lambang dan hurufnya adalah sebagai berikut.

Kunci Sandi Kotak I
PRAMUKA KITA

Nah, dari "Kunci Sandi Kotak I" itulah kita bisa langsung memecahkan (membaca) soal sandi yang ada. Jika pun dalam soal tidak disertakan gambar "Kunci Sandi Kotak I", kita bisa membuat atau menggambar sendiri "Kunci Sandi Kotak I" sebagai pedoman dalam membaca soal sandi.

Cara Membaca Sandi Kotak II

PRAMUKA KITA

Cara Membaca Sandi Kotak III



Membaca Sandi Turba atau Turun

Membaca Sandi Turba atau Turun


Membaca sandi Turba atau Turun, itulah teknik kepramukaan yang akan kita pelajari selanjutnya. Sandi Turba atau sering disebut juga sebagai sandi turun merupakan salah satu sandi yang sering dipelajari di latihan pramuka. Tidak mengherankan karena selain mudah untuk membacanya, sandi turba juga mudah dalam pembuatannya.

Namun meskipun demikian, sebagaimana sandi-sandi lainnya, bagi anggota pramukayang kurang memahami cara membacanya, bisa jadi sandi turba akan terasa membingungkan. Sehingga yang seharusnya bisa dipecahkan hanya dalam hitungan menit, memerlukan waktu hingga bermenit-menit untuk bisa membaca pesan yang disampaikan dalam sandi ini.

Kata kunci dan pengenal sandi ini sebagai sandi turba biasanya dilukiskan dengan kalimat yang di dalamnya mengandung kata "turba", "turun", atau "bawah". Sebagai contoh misalnya: 
  1. "Bapak Bupati sedang Turba untuk meninjau korban tanah longsor"
  2. "Semakin turun akan semakin nikmat, semakin turun akan semakin asoy"
  3. "Adik-adik Pramuka, janganlah selalu melihat ke atas, sesekali lihatlah ke bawah, karena di sana akan ditemukan kedamaian"

Cara Membaca Sandi Turba

Terdapat dua versi penulisan sandi Turba atau Turun. Kedua versi itu adalah:

sandi turba sandi turun
Sandi Turba atau Turun Versi 1


Sandi Turba Sandi Turun
Sandi Turba atau Turun versi 2

Sesuai dengan namanya, Turba (Turun Bawah) atau Turun, cara memecahkan sandi ini pun dengan membacanya dari huruf paling atas ke bawah pada masing-masing banjar (kolom) di mulai dari kolom paling kiri hingga yang terakhir. 

Sedangkan pada versi yang kedua, perhatikan bahwa sandi tersebut ditulis dalam tiga kelompok di mana pada masing-masing kelompok terdiri atas dua kolom. Perbedaannya dengan versi pertama pada urutan banjar (kolom) yang dibaca adalah yang paling kiri dari masing-masing kelompok. Setelah kolom pertama pada masing-masing banjar telah dibaca baru dilanjutkan pada kolom yang kedua.

Sehingga pada soal sandi Tuirba atau Turun di atas setelah dipecahkan akan terbaca pesannya yang berbunyi "Satyaku Kudharmakan Dharmaku Kubaktikan".